Laga panas antara Newcastle United dan Manchester City akan tersaji pada leg pertama semifinal Carabao Cup 2025/2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di St James’ Park, Rabu (14/1/2026) dini hari WIB.
Duel ini bukan sekadar perebutan tiket menuju partai final. Lebih dari itu, laga ini menjadi ajang pembuktian dua kekuatan besar Inggris yang sama-sama mengincar supremasi di kompetisi domestik. Newcastle datang dengan status mentereng sebagai juara bertahan, sementara City mengusung ambisi besar untuk kembali merengkuh trofi yang telah lama menjauh dari genggaman mereka.
Sebagai juara bertahan, pasukan Eddie Howe jelas tak ingin kehilangan momentum. Namun, di seberang lapangan berdiri tim bertabur bintang yang dilatih Pep Guardiola, sosok yang dikenal selalu punya kejutan di laga-laga besar.
Menariknya, Guardiola secara terbuka mengakui betapa sulitnya bermain di St James’ Park. Pada pertemuan terakhir di stadion ini pada November lalu, City harus menelan kekalahan 1-2—hasil yang masih membekas di benak sang pelatih.
Kondisi Skuad dan Taktik Pertandingan
Newcastle United menyambut laga krusial ini dengan kepercayaan diri tinggi. Rekor kandang mereka berbicara lantang: tak terkalahkan dalam 13 pertandingan terakhir di St James’ Park. Atmosfer fanatik yang tercipta kerap menjadi senjata tambahan bagi The Magpies.
Meski demikian, Eddie Howe harus memutar otak menyusul absennya sejumlah pemain bertahan seperti Fabian Schär dan Dan Burn. Untungnya, Newcastle masih memiliki opsi menyerang yang berbahaya, terutama melalui pergerakan agresif Harvey Barnes dan kecepatan Anthony Gordon di sisi sayap.
Howe diprediksi akan menginstruksikan timnya untuk menekan sejak menit awal, memanfaatkan tekanan psikologis terhadap lawan sekaligus mencari gol cepat sebagai modal penting menuju leg kedua.
Tantangan Berat bagi Manchester City
Di kubu tamu, Manchester City datang dengan modal kemenangan besar 10-1 atas Exeter City di FA Cup. Namun, performa mereka di Premier League justru tengah disorot setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Kabar baiknya, Kevin De Bruyne sudah siap kembali memimpin lini tengah, sementara Erling Haaland tetap menjadi ancaman utama di lini depan dengan insting golnya yang mematikan.
Guardiola diyakini akan memilih pendekatan lebih pragmatis. Bermain aman, mengontrol tempo, dan menghindari kekalahan besar menjadi prioritas utama City demi menjaga peluang tetap terbuka saat leg kedua digelar di Etihad Stadium.
Prediksi Skor Akhir
Dengan kekuatan Tuna55 dan gaya bermain kedua tim, laga ini diprediksi berlangsung terbuka dan sarat gol. Hasil imbang 2-2 menjadi prediksi paling realistis, meski peluang kemenangan tipis 2-1 untuk City maupun Newcastle tetap terbuka lebar.
Fakta bahwa Newcastle selalu mencetak minimal dua gol dalam 12 laga kandang terakhir membuat laga tanpa gol nyaris mustahil terjadi. City mungkin akan unggul dalam penguasaan bola, namun serangan balik cepat Newcastle berpotensi menjadi pembeda di pertandingan sengit ini.