You are currently viewing Usai Takluk dari Persib, Pemain Asing Persija Jadi Korban Rasisme

Usai Takluk dari Persib, Pemain Asing Persija Jadi Korban Rasisme

Penyerang asing Persija Jakarta, Allano Lima, angkat bicara setelah menjadi korban pelecehan bernuansa rasis usai timnya kalah dari Persib Bandung pada lanjutan BRI Super League musim 2025/2026.

Insiden tersebut terjadi setelah laga panas yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (12/1). Dalam pertandingan sarat tensi dan rivalitas tinggi itu, Persija harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1.

Sepanjang pertandingan, Allano beberapa kali terlibat adu argumen dengan pemain Persib. Situasi tersebut tak terlepas dari jalannya laga yang berlangsung keras serta atmosfer panas khas duel klasik kedua tim. Emosi tinggi di lapangan pun berlanjut hingga setelah pertandingan usai.

Usai laga, Allano menjadi sasaran komentar bernada rasis di akun Instagram pribadinya. Sejumlah akun melontarkan ujaran yang menyinggung latar belakang dan identitas dirinya, hingga akhirnya Allano memilih membatasi kolom komentar demi menjaga kondisi mentalnya.

Meski mendapat perlakuan tidak menyenangkan, pemain asal Brasil itu memilih merespons dengan kepala dingin. Ia menegaskan rasa bangganya terhadap diri sendiri dan perjalanan karier yang telah ia tempuh.

Saya bangga dengan diri saya apa adanya. Saya bangga dengan apa yang telah saya capai, tulis Allano melalui unggahan di media sosialnya.

Tetap Fokus dan Melangkah Maju

Allano menegaskan bahwa ia tidak ingin larut dalam tindakan rasisme yang diterimanya. Menurutnya, pelecehan tersebut justru menjadi cerminan bahwa dirinya telah berkembang dan mendapat perhatian lebih di dunia sepak bola.

Tindakan rasis seperti ini menunjukkan seberapa jauh saya telah bertumbuh dari tempat asal saya. Pohon yang berbuah adalah pohon yang paling banyak dilempari batu, ujar Allano.

Lebih lanjut, Allano menekankan komitmennya untuk tetap bekerja keras dan menjaga konsistensi Tuna55 bersama Macan Kemayoran. Ia menilai perjalanan Persija di kompetisi musim ini masih panjang dan membutuhkan fokus penuh dari seluruh tim.

Sekarang saatnya bekerja dan melanjutkan perjalanan kami. Jalan yang harus ditempuh masih panjang, dan kami akan terus berjuang, pungkasnya.

Kasus yang menimpa Allano kembali menjadi pengingat bahwa isu rasisme masih menjadi pekerjaan rumah besar dalam sepak bola nasional, sekaligus menegaskan pentingnya sikap tegas dan solidaritas untuk menjaga sportivitas di dalam dan luar lapangan.

Leave a Reply